Home / kebudayaan / Gemblak Tradisi Reog Yang Menghilang Di Ponorogo

Gemblak Tradisi Reog Yang Menghilang Di Ponorogo

Gemblak Tradisi Reog Yang Menghilang Di Ponorogo – Gemblak dicap jadi aksi homoseksual pada warok dengan gemblakan. Saat ini kebiasaan gemblak telah menghilang di Ponorogo. Hilangnya kebiasaan ini diduga karna perkembangan jaman.

Seperti yang disibakkan penggiat seni sekalian yang memiliki sanggar tari Kartika Putri, Sudirman. Gemblak menghilang karena pendidikan yang masuk kedalam lokasi pedesaan.

” Sesuai sama instruksi Presiden sekitaran th. 1980an kan banyak SD Inpres, hingga banyak anak-anak yang mulai bersekolah, ” papar Sudirman waktu didapati di SMPN 1 Jetis, Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo, Sabtu (13/1/2018).

Karna awal hadirnya gemblak, lanjut dia, untuk mendidik seseorang anak lelaki jadi satu diantara aktor seni reog yakni penari jathil. ” Bila dahulu kan th. 1970an anak-anak itu menganggur tak ada aktivitas, jadi turut jadikan gemblak, ” terangnya.

Sekarang ini, gemblak telah tak ada di Ponorogo, tetapi digantikan dengan arti anak angkat atau anak asuh yang dipunyai oleh orang perorangan. ” Bila gemblak kan dipunyai oleh komune warok, bila saat ini tak ada sekali lagi, ” katanya.

Hal seirama juga diutarakan akademisi pemerhati seni reog, Ridho Kurnianto bhawa kebiasaan gemblak hilang sesudah perkembangan jaman. Jaman dahulu seseorang warok dipandang jadi kanoragan atau yang mempunyai pengetahuan supranatural, tetapi th. 1987-1990an warok beralih jadi seseorang tokoh yang miliki peran.

” Karna orang-orang Ponorogo th. 1990an ke bawah masa gaib, kanoragan itu bukti diri warok, lantas th. 1990an ke atas berkembang warok ketokohan, ” tuturnya.

Alumni UIN Malang ini memberikan kebiasaan gemblak menghilang bersamaan mengembangnya warok ketokohan. ” Warok saat ini jadi aktor seni atau penggiat seni reog, jathil juga sesuai sama itu, ” tuturnya.

Terlebih sekarang ini, penari jathil tak akan dikerjakan oleh penari pria yang datang dari gemblak, tetapi ditarikan oleh penari wanita. ” Pelestarian reog mesti tetaplah jalan, walau penari jathil beralih jadi wanita, ” ujarnya.

About admin