Home / berita umum / Kematian Van Gogh Sendiri Masih Berubah Menjadi Pertanyaan

Kematian Van Gogh Sendiri Masih Berubah Menjadi Pertanyaan

Kematian Van Gogh Sendiri Masih Berubah Menjadi Pertanyaan – Rumah lelang Paris dapat mengantarkan senjata api punya pelukis Vincent van Gogh ke ‘ketukan palu.’ Senjata itu disebht-sebut diperlukan Van Gogh untuk bunuh diri pada 1890.

Dinamai jadi ‘senjata terkondang dalam riwayat seni,’ dia berwujud pistol 7mm Lefaucheux. Diperhitungkan, pistol itu dapat laris sebesar US$67 ribu (Rp960 juta).

Van Gogh disangka bunuh diri dengan pistol itu dalam suatu desa bernama Auvers-sur-Oise di Paris, Prancis. Dia memang menggunakan beberapa saat terakhir kalinya di desa itu.

Pistol itu dipinjamnya dari pemilik penginapan tempatnya tinggal. Seputar 36 jam seusai sempoyongan di kegelapan kamarnya, van Gogh diketemukan wafat.

Tetapi baru pada 1965 pistol yang digunakannya untuk bunuh diri diketemukan oleh seseorang petani. Tempatnya pada tempat Van Gogh menggunakan malam-malam terakhir kalinya.

Pistol itu setelah itu dipamerkan di Van Gogh Museum di Amsterdam.

Instansi yang dapat melelang pistol itu, Art Auction, mengemukakan sebetulnya tak ada metode untuk melacak serta menekankan jika senjata yang dapat di jual itu yakni yang diperlukan Van Gogh untuk bunuh diri. Sekelompok tes tunjukkan senjata itu udah terkubur di tanah sepanjang seputar 75 tahun. Mempunyai arti, saat ini orang cuma bermodal yakin.

Kematian Van Gogh sendiri masih berubah menjadi pertanyaan.

Umumnya sejarawan yakin dia bunuh diri. Sesaat sejumlah periset miliki anggapan lain jika tembakan yang mematikan itu hakikatnya tidak menyengaja dilepaskan oleh dua anak muda lokal yang tengah main-main dengan senjata di lapangan dekat Van Gogh tinggal.

Teori itu yang digunakan mau membuat biopik Van Gogh, yang dimainkan Willem Dafoe.

Sutradara biopik berjudul At Eternity’s Gate yakin Van Gogh tak punya niat bunuh diri. Dia membuahkan 75 lukisan sepanjang 80 hari di Auvers-sur-Oise, tak seperti orang stres.

Asumsi sutradara yang pelukis asal Amerika, Julian Schnabel itu mendapat dukungan penulis naskahnya, Jean-Claude Carriere. Dia memandang tak ada bukti jika Van Gogh bunuh diri.

“Apa saya yakin Van Gogh bunuh diri? Pasti tak!” katanya menyatakan.

Yang mana juga teori yang benar, itu masih sertakan senjata yang dapat dilelang.

Itu bukan pertama kali Van Gogh melukai diri kita. Pada 1888 dia mengiris telinganya sebelum menawarkannya pada seseorang wanita di dalam rumah bordil di Arles, Prancis.

About admin