Home / kesehatan / Mengenali Tumor Otak Yang Ada Wanita

Mengenali Tumor Otak Yang Ada Wanita

Mengenali Tumor Otak Yang Ada Wanita – Di akhir tahun 2015, seseorang wanita berumur 48 th. datang ke instalasi kritis darurat di Bern, Swiss dengan sebagian luka tusuk di dadanya.

Tetapi ada tiga hal mengagetkan yang terkait dengan masalah wanita ini. Pertama, luka-luka itu adalah hasil tusukannya sendiri. Ke-2, luka-luka tusuk itu dilaporkan dalam, bahkan juga ada yang hingga 7 cm.

Ke-3, wanita ini mengakui menusuk-nusuk dadanya karna perintah segera dari Tuhan. Menurut Sebastian Walther, psikiater yang mengatasi wanita yang cuma di ketahui bernama Sarah itu, Sarah tampak jadi orang yang ‘sangat terberkati’.

Ia mengakui seringkali mendengar suara-suara yang terkadang berjalan sampai berjam-jam. Baginya itu yaitu nada Tuhan serta terdengar ‘menyenangkan’, walau kenyataannya suara-suara itu memberikannya instruksi mematikan. Sekian seperti dilaporkan BBC.

Dari penggambaran Sarah, bisa diambil kesimpulan kalau suara-suara yang ia dengar begitu terang, seperti yang seringkali dihadapi oleh pasien masalah jiwa.

Pernah keluar sangkaan bila Sarah menderita skizofrenia karna halusinasi auditori yang dipunyainya, tetapi tanda classic dari pengidap skizofrenia tidak tampak pada diri Sarah.

Dari waktu dulu Sarah di ketahui ia memanglah mempunyai ketertarikan pada kepercayaan spesifik mulai sejak berumur 13 th., tetapi ini tidak sempat lama.

Lalu dikerjakan scan pada otaknya, serta akhirnya membuka kalau Sarah mempunyai tumor di satu diantara sisi paling ‘kritis’ di otaknya, yakni dibagian yang bertindak perlu dalam mengolah nada. Walther memprediksi tumor itu dapat saja telah di otaknya mulai sejak ia masih tetap remaja, atau waktu dimana ketertarikannya pada agama spesifik keluar.

Dari hasil kilas balik yang dikerjakan Walther, Sarah juga terdaftar cuma alami 4 kali tanda serta semua sama : Sarah mendengar suara-suara ilahi, terasa begitu relijius serta relatif mendekatkan diri dengan kelompok-kelompok keagamaan. Tetapi kemunculan tanda ini juga tidak sempat lama. Bila tidak tengah kambuh, Sarah juga terlihat biasa-biasa saja.

Walther serta koleganya juga hingga pada rangkuman kalau halusinasi serta ilusi yang dihadapi Sarah adalah karena segera dari tumornya. Argumen kenapa kehadirannya tidak pasti yaitu karna type tumor di otak Sarah termasuk begitu lambat.

Diluar itu, lanjut Walther, otak makin lama bisa menyesuaikan dengan stres atau desakan yang diakibatkan tumor itu dari saat.

Lebih jauh, tumor itu juga di ketahui berbentuk tumor jinak yg tidak tumbuh dengan invasif atau diluar kendali seperti kanker. Hasil scan ke-2 tunjukkan kalau tumor di otak Sarah stabil, tetapi karna tempatnya, tim dokter belum juga bisa meyakinkan apakah operasi atau terapi radiasi bisa dikerjakan pada Sarah.

About admin