Home / berita umum / Polisi Berhasil Amankan Pasutri Yang Terbukti Pengedar Narkotika Jenis Ganja Gorila

Polisi Berhasil Amankan Pasutri Yang Terbukti Pengedar Narkotika Jenis Ganja Gorila

Polisi Berhasil Amankan Pasutri Yang Terbukti Pengedar Narkotika Jenis Ganja Gorila – Ke polisian Polresta Denpasar mengamankan sepasang suami istri (Pasutri) bernama Firman (19) serta Yuniar (22) lantaran berubah menjadi pengendara narkotika model ganja gorila.

Pasutri muda dengan status nikah siri ini, ditangkap pihak kepolisian di alamat tempat tinggalnya di Jalan Tegal Dukuh Denpasar Barat. Dari urutannya, berasal dari kabar warga, kalau di Jalan Tegal Dukuh Denpasar Barat, kerap berlangsung transaksi narkotika.

Sesudah itu, sepanjang beberapa saat pihak kepolisian mengerjakan pengumpulan bukti-bukti pada tempat itu dengan tanda-tanda yg udah dikantongi. Lantas dalam hari Rabu (6/2) sekira jam 21. 30 Wita, polisi menyaksikan Pasutri ini di TKP serta langsung mengerjakan penangkapan serta pencarian.

Kala dilaksanakan pencarian pada ke dua terduga, tak diketemukan barang untuk bukti. Sesudah itu, polisi mengerjakan pencarian di kamar rumah terduga serta sukses menemukannya barang untuk bukti berwujud 193 paket tembakau gorila dengan berat bersih 448, 92 gr.

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengemukakan, ke dua Pasutri ini menyatakan kalau barang itu merupakan punyanya yg dibeli melalui online lantas barang di kirim melalui layanan expedisi JNE.

” Yg terkait jadi pengedar serta udah 1 tahun mengedarkan tembakau gorila. Terduga ini, menuturkan dapatkan keuntungan jual tembakau gorila per paket Rp 300. 000, ” ujarnya di Mapolres Denpasar, Jumat (15/2) .

Kapolresta ikut memaparkan, pasutri ini berubah menjadi pengedar lantaran factor ekonomi, serta baru pertama melaksanakannya. Tidak hanya itu, buat banyak pembelinya dari golongan mahasiswa serta banyak pekerja.

” Mereka ini nikah siri, suaminya (Firman) pekerjaannya jadi yg membeli melalui online serta istrinya membungkusnya. Buat barang untuk bukti hampir 1/2 kilo (Ganja Gorila) , ” jelas Kapolresta.

Dari info terduga Firman, dalam 1 tahun ini udah 5 kali dapatkan kiriman ganja gorila itu. Dalam sebuah pemesanan membayar Rp 13 juta.

” Dalam satu hari dapat 5 kali transaksi (Ganja Gorila) . Kami bakal mengerjakan pengumpulan bukti-bukti barang siapa penggunanya. Buat barangnya di luar Bali. Kami bakal mengerjakan pengumpulan bukti-bukti pemesanan onlinenya juga. Tiap-tiap pengiriman hampir 1/2 kilo gr (Ganja Gorila) , ” kata Kapolresta.

Pasutri ini disangkakan Clausal 112 Ayat (2) Undang-undang RI, Nomer, 35 Tahun 2009, terkait narkotika dengan ultimatum hukuman penjara sekurang-kurangnya 5 tahun, maksimum 20 tahun serta pidana denda Rp 800 juta atau Rp 8 miliar

About admin