Home / berita umum / Polisi Terpaksa Menembak Bandar Pembawa Sabu Karena Nekad Merampas Senjata Aparat

Polisi Terpaksa Menembak Bandar Pembawa Sabu Karena Nekad Merampas Senjata Aparat

Polisi Terpaksa Menembak Bandar Pembawa Sabu Karena Nekad Merampas Senjata Aparat – Team Elang Grup Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menangkap dua pemeran narkoba dengan barang untuk bukti sabu sejumlah 5 kilo-gram, Minggu pagi, (13/1) . Kedua-duanya merupakan residivis yg udah berubah menjadi berlangganan Rutan serta Lapas ialah Faisal (30) serta Dandi (29) . Tetapi cuma Dandi yg digelandang ke Mapolrestabes Makassar lantaran Faisal sebagai bandar besar itu terpaksa sekali ditembak mati kala mengusahakan melarikan diri melalui langkah mengambil senjata petugas kala diatas mobil.
Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo mengemukakan, kedua-duanya udah lama berubah menjadi obyek lantaran namanya masuk dalam lis oleh pelaku-pelaku perkara narkoba yg diamankan awal kalinya.

” Jadi barang buktinya ada 5 kilo-gram yg udah dikemas dalam 10 paket semasing isi 500 gr. Ada dua pemeran namun ada satu yg terpaksa sekali ditembak mati lantaran menantang petugas, ” kata Wahyu Dwi Ariwibowo.

Sesaat Kasat Narkoba Kompol Diari Astetika mengemukakan, ke dua pemeran ini udah lama dalam proses pengumpulan bukti-bukti. Tadi malam, anggota dari Team Elang pernah mengambil sabu 10 gr tiada sepengetahuan ke dua pemeran.

” Kala ingin diamankan, ke dua pemeran memahami bila mobil mereka kembali dibuntuti. Mereka mengusahakan menghindar tetapi selanjutnya diketemukan serta ditangkap di Jalan Bulu Kunyi. Di mobilnya diketemukan sabu seberat 5 kilo-gram kala pencarian. Kala ingin dibawa ke Mapolrestabes, Faisal yg duduk di jok belakang mobil memukul tengkuk satu diantaranya anggota serta coba rampas senjata. Selanjutnya keluarlah 4x tembakan. Mengenai dada Faisal sampai wafat serta dua yang lain mengenai kaca mobil, ” kata Diari.

Dari interogasi pemeran, didapati Sabu datang dari Tarakan, Kalimantan Utara. Kata Diari, Faisal yg bertindak jadi bandar, sesaat Dandi merupakan kurirnya.

” Tiap-tiap kali Faisal mengorder sabu dari Tarakan sejumlah 10 kilo-gram. Serta di Januari ini sampai tempo hari, Faisal udah kedua kalinya mengorder. Jadi yg diambil baru saja ini 5 kilo-gram, diramalkan 5 kilo-gram yang lain udah di jual, ” imbuhnya.

Pemeran Dandi dijaring clausal 112 ayat 2 serta clausal 114 ayat 2, ultimatum hukuman mati atau penjara seumur hidup

About admin